Sekilas inherent

Peran BINUS UNIVERSITY Dalam Pemanfaatan Jaringan INHERENT

BINUS UNIVERSITY menyambut baik dan sangat mendukung adanya program INHERENT yang sedang dikembangkan, dengan dimulai adanya pembangunan jaringan yang menghubungkan 32 node perguruan tinggi negeri di banyak wilayah Indonesia dan nantinya akan dimanfaatkan untuk jalur koneksi perguruan tinggi lainnya. BINUS UNIVERSITY juga berharap dapat terlibat untuk menjadi node berikutnya.

Untuk mengarah pada peningkatan kemampuan institusi di dalam memanfaatkan INHERENT, BINUS UNIVERSITY memandang perlu untuk mengevaluasi sumber daya-sumber daya yang dimilikinya dengan seksama, sehingga diharapkan mampu mengisi kekurangan yang menghalangi institusi pendidikan tinggi dalam memanfaatkan secara maksimal jaringan INHERENT.

Mengingat pengalaman BINUS UNIVERSITY dalam mengembangkan kurikulum yang berbasis e-Learning yaitu melalui metode Multi Channel Learning (MCL), maka BINUS UNIVERSITY berharap untuk dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat perguruan tinggi untuk terhubung dengan sistem jaringan tersebut.

Pemanfaatan jaringan INHERENT yang diusulkan oleh BINUS UNIVERSITY adalah dalam bentuk pengembangan dan penggunaan digital content sebagai bagian dari kurikulum perguruan tinggi yang bermutu. Pengembangan digital content tersebut adalah sejalan dengan pembelajaran yang menggunakan metode e-Learning yang dapat membantu mahasiswa mengakses lebih banyak informasi secara lebih efektif dan fleksibel. Digital content yang dihasilkan diharapkan dapat melalui suatu proses yang difasilitasi oleh sebuah sistem kolaborasi sehingga memiliki mutu yang lebih baik.

Selain itu pemanfaatan jaringan INHERENT dapat melibatkan perguruan tinggi yang terkoneksi pada jaringan tersebut untuk dapat mengakses suatu sistem pembelajaran e-Learning melalui suatu aplikasi Learning Management System (LMS) yang dapat digunakan bersama. Melalui sistem tersebut kegiatan pembelajaran, interaksi dosen dan mahasiswa, dan akses digital content dapat dilakukan.

Dengan adanya sistem pengembangan digital content dan LMS ini, maka pemanfaatan jaringan INHERENT akan lebih produktif dan menambah kemampuan institusi pendidikan terkait dengan pengelolaan kurikulum dan pembelajaran dengan e-Learning.

Pengelolaan INHERENT di BINUS UNIVERSITY

BINUS UNIVERSITY merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah terhubung dengan jaringan INHERENT setelah berhasil memenangkan program hibah kompetisi (PHK) TIK – K3 pada tahun 2006 yang lalu, dengan mengajukan tiga program yaitu : (1) pengembangan digital content melalui aplikasi Digital Content Development System (DCDS) di BINUS UNIVERSITY; (2) pengembangan aplikasi Learning Management System (LMS) untuk penggunaan bersama Perguruan Tinggi (PT) di Jaringan INHERENT; dan (3) pengembangan aplikasi akses Digital Library (DigiLib) untuk Kegiatan Penelitian dan Layanan Informasi Kepada Masyarakat.

Setelah terhubung dan menjadi salah satu simpul dalam jaringan INHERENT, maka BINUS melalui unit Character Building Development Center (CBDC) merasa perlu untuk mengambil bagian dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menunjang kegiatan tridarma serta pengelolaan perguruan tinggi dengan berpartisipasi secara aktif pada program yang diusulkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) yang merupakan Program Hibah Kompetisi K-1. Adapun tujuan dari keikutsertaan BINUS pada PHK K-1 adalah mengembangkan konten pembelajaran yang sifatnya terbuka  untuk digunakan secara bersama-sama oleh perguruan tinggi di Indonesia yang terhubung dalam portal EDUHUB melalui jaringan INHERENT, dan mengembangkan Virtual Character Education Research Center (VCERC) yang juga melalui jaringan INHERENT. Dalam pengembangan konten CBDC bekerjasama dengan Universitas Ciputra Surabaya dan Universitas Santo Thomas Medan.

Program INHERENT di BINUS UNIVERSITY dikelola secara khusus di bawah Direktorat Teknologi Informasi Bina Nusantara sehingga keberlanjutan program ini terus ada.